Dalam dunia instalasi jaringan, kabel LAN dibagi menjadi dua jenis utama berdasarkan susunan warnanya, yaitu kabel tipe Straight dan kabel tipe Cross (Crossover). Jika kabel Straight adalah jenis yang paling umum digunakan untuk kebutuhan standar, maka kabel Cross memiliki aturan dan urutan warna yang berbeda serta fungsi khusus yang sangat penting.
Bagi Anda yang ingin menghubungkan dua perangkat sejenis secara langsung (misal: komputer ke komputer atau switch ke switch), maka Anda wajib menggunakan kabel Cross dengan urutan warna yang spesifik dan tidak boleh sembarangan. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai urutan kabel cross, standar internasional, fungsi setiap warnanya, serta panduan lengkap cara membuatnya.
Apa Itu Kabel Cross dan Kegunaannya?
Kabel Cross atau sering disebut Crossover Cable adalah jenis kabel jaringan yang memiliki susunan urutan warna yang berbeda atau saling menyilang antara ujung satu dengan ujung lainnya. Disebut "Cross" karena jalur pengiriman data di dalamnya saling dipertukarkan posisinya.
Prinsip utama penggunaan kabel Cross adalah: Digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang SEJENIS atau SAMA.
Contoh penggunaan utamanya:
- Menghubungkan Komputer โ Komputer (berbagi data langsung tanpa router).
- Menghubungkan Switch โ Switch (menambah jumlah port jaringan).
- Menghubungkan Router โ Router (menggabungkan dua jaringan berbeda).
- Menghubungkan Hub โ Hub.
Catatan: Perangkat modern kini sudah dilengkapi fitur Auto-MDIX yang bisa menyesuaikan otomatis, namun pengetahuan urutan kabel Cross tetap wajib diketahui untuk perangkat lama, perangkat industri, atau instalasi yang mengikuti standar teknis ketat. Standar T568B.but, 90 meter adalah untuk penarikan kabel permanen, dan 10 meter sisanya disisakan untuk kabel sambungan ke perangkat.
Standar Urutan Kabel Cross: T568A dan T568B
Untuk membuat kabel Cross, Anda harus menggabungkan dua standar internasional yang telah ditetapkan, yaitu Standar T568A di satu ujung dan Standar T568B di ujung lainnya. Perbedaan utamanya hanya ada pada posisi urutan nomor 1, 2, 3, dan 6, sedangkan urutan 4, 5, 7, dan 8 tetap sama persis.
Berikut adalah urutan lengkap warna kabel Cross dari kiri ke kanan (posisi lubang tembaga menghadap ke atas, klip pengunci ada di bawah):
๐ UJUNG 1: Standar T568A
Urutan warna pada ujung pertama mengikuti aturan berikut:
- Putih - Hijau
- Hijau
- Putih - Oranye
- Biru
- Putih - Biru
- Oranye
- Putih - Cokelat
- Cokelat
๐ UJUNG 2: Standar T568B
Urutan warna pada ujung kedua mengikuti aturan berikut:
- Putih - Oranye
- Oranye
- Putih - Hijau
- Biru
- Putih - Biru
- Hijau
- Putih - Cokelat
- Cokelat
๐ Ringkasan Perbedaan Urutan
Perhatikan baik-baik, perbedaan urutan kabel Cross hanya terjadi pada 4 kawat utama data, yaitu:
Table
| Posisi | Ujung 1 (T568A) | Ujung 2 (T568B) | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Putih - Hijau | Putih - Oranye | SALING SILANG |
| 2 | Hijau | Oranye | SALING SILANG |
| 3 | Putih - Oranye | Putih - Hijau | SALING SILANG |
| 6 | Oranye | Hijau | SALING SILANG |
| 4, 5, 7, 8 | Sama | Sama | Tetap Lurus / Tidak Berubah |
Intinya: Warna Pasangan Hijau dan Pasangan Oranye saling bertukar tempat, sedangkan Biru dan Cokelat tetap pada posisinya masing-masing.
Mengapa Urutannya Harus Disilang? (Cara Kerja Teknis)
Alasan utama mengapa urutan kabel Cross harus berbeda adalah mekanisme pengiriman data di dalam kabel LAN.
- Pada standar normal, urutan 1 & 2 berfungsi sebagai Jalur Mengirim Data (Transmit).
- Sedangkan urutan 3 & 6 berfungsi sebagai Jalur Menerima Data (Receive).
Jika Anda menghubungkan dua komputer dengan kabel biasa (Straight), maka jalur kirim di komputer A akan tersambung ke jalur kirim di komputer B. Akibatnya, data bertabrakan dan tidak ada komunikasi yang terjadi.
Dengan urutan kabel Cross, jalur tersebut disilang secara fisik:
Jalur Kirim (1&2) di Ujung 1 โ Jalur Terima (3&6) di Ujung 2.
Jalur Terima (3&6) di Ujung 1 โ Jalur Kirim (1&2) di Ujung 2.
Dengan pertukaran urutan ini, data bisa mengalir dengan lancar antar dua perangkat yang sama persis jenisnya.
Langkah-Langkah Membuat Urutan Kabel Cross
Berikut adalah panduan praktis langkah demi langkah untuk menyusun urutan kabel Cross yang benar:
- Kupas Selubung Luar:Gunakan alat pengupas kabel, potong selubung luar sekitar 2-3 cm. Hati-hati jangan sampai merusak lapisan isolasi warna pada kawat di dalamnya.
- Luruskan dan Pisahkan:Lepaskan lilitan ke-4 pasang kawat, lalu luruskan satu per satu agar mudah diatur posisinya.
- Susun UJUNG PERTAMA (T568A):Atur urutan warnanya menjadi: Putih Hijau โ Hijau โ Putih Oranye โ Biru โ Putih Biru โ Oranye โ Putih Cokelat โ Cokelat.
- Potong Rata:Tekan kawat agar rapat berjejer, lalu potong ujungnya rata dengan panjang sisa sekitar 1,5 cm saja. Semakin pendek sisa kawat yang terbuka, semakin baik kualitas sinyalnya.
- Masukkan ke Konektor:Masukkan ke konektor RJ45 hingga ujung kawat menyentuh dasar konektor, lalu klem menggunakan tang krimping.
- Susun UJUNG KEDUA (T568B):Lakukan hal yang sama pada ujung satunya, namun urutannya diubah menjadi: Putih Oranye โ Oranye โ Putih Hijau โ Biru โ Putih Biru โ Hijau โ Putih Cokelat โ Cokelat.
- Klem dan Selesai.
Cara Mengecek Apakah Urutan Kabel Cross Sudah Benar?
Setelah selesai dibuat, cara paling akurat untuk mengecek kebenaran urutan adalah menggunakan alat LAN Tester.
- Jika Kabel STRAIGHT: Lampu indikator menyala berurutan 1 โ 2 โ 3 โ 4 โ 5 โ 6 โ 7 โ 8.
- Jika Kabel CROSS: Lampu indikator akan menyala dengan urutan yang menyilang:Ujung A: 1 2 3 4 5 6 7 8Ujung B: 3 6 1 4 5 2 7 8
Jika urutan penyalaan lampu sesuai pola di atas, berarti urutan kabel Cross Anda sudah BENAR dan SESUAI STANDAR.
Cek Secara Fisik
Ambil kedua ujung kabel, samakan posisi lubang konektor menghadap ke atas. Jika urutan warnanya BERBEDA (terutama warna Hijau dan Oranye bertukar tempat), berarti itu adalah kabel Cross.
Kesalahan Umum Saat Membuat Kabel Cross
- Hanya Menukar 1 dan 3 Saja:Banyak pemula hanya menukar urutan 1 dan 3, tetapi lupa menukar urutan 2 dan 6. Ini salah! Pasangan data harus ditukar berpasangan. Ingat: Pasangan 1&2 ditukar dengan Pasangan 3&6.
- Posisi 4 dan 5 Tertukar:Pada bagian tengah urutan, tetap ikuti aturan standar: Putih Biru dulu, baru Biru. Jangan terbalik.
- Kedua Ujung Sama:Jika kedua ujung menggunakan urutan yang sama persis, maka itu bukan kabel Cross, melainkan kabel Straight biasa.
Jasa Pemasangan dan Perbaikan Kabel LAN

Butuh IT Jaringan untuk pemasangan Kabel LAN? atau hanya sekedar perbaikan Maintenance Kabel LAN Rusak? Tenang jasapasangkabellantangerang.com solusi terbaik untuk anda!
Anda bisa langsung konsultasi dan booking jadwal survei lokasi ke Admin IT. Berikut area layanan kami diberbagai wilayah:
- Jasa Pasang Kabel LAN Tangerang
- Jasa Pasang Kabel LAN Alam Sutera
- Jasa Pasang Kabel LAN BSD
- Jasa Pasang Kabel LAN Bintaro
- Jasa Pasang Kabel LAN Suvarna Sutera
- Jasa Pasang Kabel LAN Legok
- Jasa Pasang Kabel LAN PIK
- Jasa Pasang Kabel LAN Green Lake City
Kenapa harus menggunakan layanan kami? jasapasangkabellantangerang.com sub service dari Stabiliskom IT-Solution yang berfokus mengoptimasi Infrastruktur IT Jaringan Perusahaan. Berikut adalah keunggulan kami:
๐คFleksible Sistem Borong / Jasa Only
๐ Layanan luas semua wilayah Tangerang dan sekitarnya
๐Dikerjakan oleh TIM IT, Bukan tukang abal abal!
๐ฅTim IT Bersertifikasi Internasional (Resmi)
๐จโ๐งIT Berpengalaman 5 Tahun+ Dibidangnya
๐ Dipercaya Oleh Pemerintah - Perusahaan BUMN dan Dan Swasta
โ
Dipercaya lebih dari 100+ perusahaan, lihat: Porto Client
Kesimpulan
Urutan kabel Cross yang benar dan sesuai standar internasional adalah kombinasi dari urutan T568A di satu sisi dan T568B di sisi lainnya. Perbedaan utamanya terletak pada pertukaran posisi pasangan warna Hijau dan Oranye, sementara warna Biru dan Cokelat tetap berada di posisi semula.
Kabel ini sangat berguna untuk menghubungkan dua perangkat sejenis seperti antar komputer, antar switch, atau antar router. Meskipun teknologi modern sudah banyak yang otomatis, memahami urutan kabel Cross tetaplah pengetahuan dasar teknisi jaringan yang wajib dikuasai untuk menangani instalasi perangkat lama atau sistem khusus.