Dalam pembuatan atau pemasangan kabel jaringan LAN (UTP), hal paling mendasar dan paling penting yang harus diketahui adalah urutan kabel LAN. Di dalam selubung kabel LAN terdapat 8 helai kawat kecil dengan warna berbeda. Urutan penyusunan warna ini tidak boleh acak atau sembarangan, karena sudah diatur oleh standar internasional agar kabel bisa berfungsi sempurna, cepat, dan stabil.
Kesalahan sedikit saja dalam urutan warna bisa membuat kabel tidak berfungsi, koneksi lambat, atau sering putus-nyambung meskipun lampu indikator menyala. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap standar urutan warna, perbedaan jenis kabel, hingga langkah-langkah pemasangannya agar hasilnya sesuai standar dunia.
Mengapa Urutan Warna Kabel LAN Sangat Penting?
Sebelum masuk ke daftar urutan, kita perlu memahami alasannya. Di dalam kabel UTP, 8 kawat tersebut dipasangkan menjadi 4 pasang, di mana setiap pasang memiliki fungsi khusus: ada yang bertugas mengirim data, ada yang menerima data, ada yang untuk cadangan, dan ada yang untuk penghantar daya.
Jika urutan warnanya salah:
- Tabrakan Sinyal: Jalur kirim bertemu jalur kirim, sehingga data bertabrakan dan tidak sampai.
- Gangguan Tinggi: Pasangan kawat yang seharusnya dipasangkan (karena kerapatan lilitannya sama) dipaksa berpasangan dengan warna lain, sehingga timbul gangguan listrik hebat.
- Kecepatan Turun: Kabel yang seharusnya berkecepatan Gigabit hanya berjalan di kecepatan 10 Mbps atau 100 Mbps saja.
Maka dari itu, ada dua standar utama yang diakui secara internasional, yaitu Standar T568A dan Standar T568B.but, 90 meter adalah untuk penarikan kabel permanen, dan 10 meter sisanya disisakan untuk kabel sambungan ke perangkat.
Dua Standar Urutan Kabel LAN Resmi
Organisasi standar telekomunikasi internasional (TIA/EIA) menetapkan dua susunan warna resmi. Berikut adalah rincian lengkap urutannya dari kiri ke kanan (posisi lubang tembaga menghadap ke atas, pengunci plastik ada di bawah):
1. Urutan Standar T568B (Paling Umum Digunakan)
Ini adalah standar yang paling sering dipakai di Indonesia, Amerika, dan sebagian besar negara di dunia. Standar ini menjadi acuan utama untuk pembuatan kabel jaringan standar (Straight-Through).
Urutan Warna:
- Putih - Oranye
- Oranye
- Putih - Hijau
- Biru
- Putih - Biru
- Hijau
- Putih - Cokelat
- Cokelat
Cara Mengingat: Oranye duluan, baru Hijau. Posisi 4 dan 5 adalah pasangan Biru, jangan tertukar.
2. Urutan Standar T568A
Standar ini jarang digunakan sendirian. Biasanya standar ini dipasangkan dengan standar T568B di ujung satunya untuk membuat jenis kabel Crossover. Secara fungsi teknis sebenarnya sama saja dengan T568B, hanya urutan warnanya yang berbeda.
Urutan Warna:
- Putih - Hijau
- Hijau
- Putih - Oranye
- Biru
- Putih - Biru
- Oranye
- Putih - Cokelat
- Cokelat
Cara Mengingat: Hijau duluan, baru Oranye. Posisi 4, 5, 7, 8 URUTANNYA SAMA PERSIS dengan standar T568B.
Urutan Kabel LAN Berdasarkan Jenisnya
Berdasarkan kebutuhan penyambungan, urutan warna yang dipakai dibagi menjadi dua jenis utama:
1. Urutan Kabel LAN Tipe Straight (Standar)
Ini adalah jenis kabel yang paling sering Anda buat dan pakai. Digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda jenis (Contoh: Komputer ke Router, Router ke Switch).
✅ Aturan Urutan:
Ujung 1: Gunakan Standar T568B
Ujung 2: Gunakan Standar T568B
Artinya: Urutan warna SAMA PERSIS di kedua ujung kabel.
Ini adalah standar baku yang wajib Anda gunakan untuk 90% kebutuhan instalasi jaringan.
2. Urutan Kabel LAN Tipe Cross / Crossover
Jenis kabel ini khusus digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sejenis atau sama (Contoh: Komputer ke Komputer, Switch ke Switch lama).
✅ Aturan Urutan:
Ujung 1: Gunakan Standar T568A
Ujung 2: Gunakan Standar T568B
Artinya: Urutan warna BERBEDA / SALING SILANG di kedua ujungnya.
Catatan: Perangkat jaringan zaman sekarang sudah memiliki fitur otomatis (Auto-MDIX), jadi urutan Cross sudah jarang dipakai. Namun pengetahuannya tetap penting.
Fungsi Masing-Masing Pasangan Warna dalam Urutan
Tahukah Anda bahwa dari 8 kawat tersebut, fungsinya dibagi rata? Berikut pembagian tugas sesuai posisi urutannya:
| Posisi Urutan | Pasangan Warna | Fungsi Utama | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 & 2 | Putih Oranye - Oranye | Mengirim Data (+ / -) | Aktif penuh, jalur keluar data utama |
| 3 & 6 | Putih Hijau - Hijau | Menerima Data (+ / -) | Aktif penuh, jalur masuk data utama |
| 4 & 5 | Putih Biru - Biru | Cadangan / Suara | Aktif penuh pada Gigabit / Kabel Telepon |
| 7 & 8 | Putih Cokelat - Cokelat | Cadangan / Daya | Aktif penuh pada Gigabit / PoE (CCTV) |
Cara Memilih Ukuran Kabel LAN yang Tepat
Agar Anda tidak salah beli dan rugi, ikuti panduan memilih ukuran berikut ini:
- Sesuaikan Panjang dengan KebutuhanJangan beli kabel yang terlalu panjang dari kebutuhan. Kabel yang berbelit-belit berlebihan bisa memantulkan sinyal kembali dan sedikit menurunkan kualitas. Ukur jarak dari router ke perangkat, lalu tambah 1-2 meter untuk kelonggaran.
- < 10 meter: Bisa pakai kabel jadi pabrik.
- 10 meter: Sebaiknya beli kabel gulungan dan pasang konektor sendiri agar presisi.
- Perhatikan Ketebalan Kawat (Hindari Kabel Tipis)Pastikan beli kabel dengan kawat tembaga murni (CCA lebih buruk kualitasnya). Pilih ukuran AWG 23 atau 24. Jika kabelnya terlalu tipis dan murah, kecepatan internet Anda tidak akan maksimal meski berlangganan paket mahal.
- Pilih Kategori Sesuai Kecepatan Internet
- Jika internet Anda di bawah 500 Mbps: Cat 5e sudah cukup dan hemat biaya.
- Jika internet Anda di atas 500 Mbps hingga 1 Gbps: Wajib pakai Cat 6. Jika pakai Cat 5e, kecepatan akan terhambat di kabel.
- Luar atau Dalam Ruangan?
- Dalam ruangan: Ukuran standar Cat 5e atau Cat 6 biasa.
- Luar ruangan: Wajib pakai kabel ukuran khusus luar ruangan, lebih tebal, dan tahan air/panas.
Langkah-Langkah Membuat Urutan Kabel LAN yang Benar
Berikut panduan praktis menyusun urutan warna agar Anda bisa mempraktikkannya langsung:
- Kupas Selubung Luar: Gunakan alat pengupas kabel, potong selubung luar sekitar 2-3 cm. Hati-hati jangan melukai kawat tembaga di dalamnya.
- Luruskan dan Pisahkan: Luruskan ke-8 helai kawat yang saling melilit tersebut, pisahkan satu per satu agar mudah diatur.
- Susun Sesuai Urutan: Atur warnanya mengikuti standar T568B (Putih Oranye - Oranye - Putih Hijau - Biru - Putih Biru - Hijau - Putih Cokelat - Cokelat).
- Ratakan Potongan: Tekan kawat agar rapat berjejer, lalu potong ujungnya rata dengan panjang sisa sekitar 1,5 cm saja. Semakin pendek sisa kawat yang terbuka, semakin bagus kualitas sinyalnya.
- Masukkan ke Konektor: Masukkan ke dalam konektor RJ45 dengan posisi klip pengunci di bawah. Pastikan setiap kawat masuk sampai ke ujung lubang konektor.
- Klem / Tekan: Masukkan ke alat tang krimping, tekan kuat sampai terkunci rapat.
- Ulangi di Ujung Lain: Lakukan hal yang sama persis di ujung kabel satunya lagi.
Kesalahan Paling Sering Terjadi dalam Urutan Kabel
Banyak orang merasa sudah mengurutkan benar, tapi hasilnya gagal atau lambat. Ini kesalahan yang paling sering terjadi:
- Posisi 4 dan 5 Tertukar:Banyak yang salah urutan: Putih Biru - Biru menjadi Biru - Putih Biru. Ini salah besar, dampaknya koneksi jadi tidak stabil atau lambat. Ingat urutannya selalu: Putih berwarna dulu, baru warna polos.
- Posisi 3 dan 6 Tidak Pasangan:Ada yang memasang urutan benar, tapi posisi 3 dan 6 diisi warna lain (misal cokelat). Akibatnya sinyal lemah karena pasangan kirim dan terima harus sama-sama dari pasangan Hijau.
- Sisa Kupasan Terlalu Panjang:Setelah dikupas, sisa kabel yang tidak berselubung leftaran terlalu panjang. Ini membuat kawat tidak stable dan mudah terganggu.
Cara Mengecek Apakah Urutan Kabel Sudah Benar?
Setelah selesai dipasang, cara mengeceknya ada dua:
- Cek Fisik: Ambil kedua ujung kabel, samakan posisinya. Pastikan urutan warnanya sama persis.
- Gunakan LAN Tester: Colokkan kedua ujung ke alat tester.
- Jika Lampu menyala urut 1-2-3-4-5-6-7-8, berarti urutan STANDARD / STRAIGHT dan BENAR.
- Jika Lampu menyala tidak urut (1-3, 2-6, dst), berarti itu kabel CROSS.
Jasa Pemasangan dan Perbaikan Kabel LAN

Butuh IT Jaringan untuk pemasangan Kabel LAN? atau hanya sekedar perbaikan Maintenance Kabel LAN Rusak? Tenang jasapasangkabellantangerang.com solusi terbaik untuk anda!
Anda bisa langsung konsultasi dan booking jadwal survei lokasi ke Admin IT. Berikut area layanan kami diberbagai wilayah:
- Jasa Pasang Kabel LAN Tangerang
- Jasa Pasang Kabel LAN Alam Sutera
- Jasa Pasang Kabel LAN BSD
- Jasa Pasang Kabel LAN Bintaro
- Jasa Pasang Kabel LAN Suvarna Sutera
- Jasa Pasang Kabel LAN Legok
- Jasa Pasang Kabel LAN PIK
- Jasa Pasang Kabel LAN Green Lake City
Kenapa harus menggunakan layanan kami? jasapasangkabellantangerang.com sub service dari Stabiliskom IT-Solution yang berfokus mengoptimasi Infrastruktur IT Jaringan Perusahaan. Berikut adalah keunggulan kami:
🤝Fleksible Sistem Borong / Jasa Only
📍 Layanan luas semua wilayah Tangerang dan sekitarnya
👍Dikerjakan oleh TIM IT, Bukan tukang abal abal!
🥇Tim IT Bersertifikasi Internasional (Resmi)
👨🔧IT Berpengalaman 5 Tahun+ Dibidangnya
🏙 Dipercaya Oleh Pemerintah - Perusahaan BUMN dan Dan Swasta
✅Dipercaya lebih dari 100+ perusahaan, lihat: Porto Client
Kesimpulan
Urutan kabel LAN yang benar dan menjadi standar utama dunia adalah Standar T568B. Urutannya adalah: Putih Oranye, Oranye, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Cokelat, Cokelat.
Mengikuti urutan ini sangat krusial untuk menjamin kualitas transmisi data, mencapai kecepatan Gigabit, dan menghindari gangguan sinyal. Jangan pernah mengurutkan warna secara acak. Gunakan standar T568B untuk hampir semua kebutuhan pemasangan jaringan Anda agar hasilnya aman, cepat, dan stabil.